Kepoah.com – ChatGPT saat ini menjadi platform berbasis AI yang selalu diandalkan oleh banyak orang untuk membantu kesehariannya. Mulai dari menjawab pertanyaan wawasan umum yang dibutuhkan pengguna, hingga untuk merangkum dokumen pekerjaan. ChatGPT selalu menyediakan jawaban yang solutif dan bisa mempermudah hidup para penggunanya.
Tapi kamu pasti pernah merasa kurang puas dengan responnya, karena jawaban ChatGPT salah dan kurang memuaskan. Hal tersebut bisa terjadi karena berbagai hal, bisa karena koneksi internet yang buruk atau prompt yang kamu berikan kurang tepat. Kesalahan menggunakan ChatGPT akan berpengaruh terhadap hasil maupun jawaban yang kurang optimal.
Untuk bisa merasakan bantuan dari ChatGPT yang benar-benar helpful dan selalu memberikan jawaban yang tepat, pastikan kamu menghindari beberapa hal kesalahan menggunakan ChatGPT. Yuk, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Also Read
Kesalahan Menggunakan ChatGPT yang Harus Dihindari
Berikut adalah beberapa kesalahan menggunakan ChatGPT yang harus dihindari:
1. Terlalu Banyak Arahan dalam Satu Prompt
Apabila memberikan prompt kepada ChatGPT, pastikan arahan yang diberikan tidak saling bertabrakan. Jangan memberikan banyak arahan hanya di dalam satu prompt saja. Kirim arahan satu persatu supaya ChatGPT bisa mencerna setiap arahan dengan baik.
Fokus pada satu topik agar jawaban yang diberikan oleh ChatGPT lebih relevan dan saling berhubungan. Contoh prompt yang mengandung banyak arahan adalah “Tolong buatkan rundown liburan ke Malaysia, sertakan harganya, transportasi, aktivitas yang bisa dilakukan dan outfit setiap harinya”. Prompt tersebut mengandung terlalu banyak arahan.
Dengan banyaknya perintah dengan topik yang bermacam-macam bisa membuat ChatGPT menjadi tidak optimal di dalam menjawabnya. Hasilnya, jawaban ChatGPT salah dan kurang memuaskan untuk kamu. Lebih baik jika perintah diberikan satu persatu, mulai dari rundown liburan, setelah dijawab baru memberi arahan lagi untuk memberikan rincian harga dan seterusnya.
2. Menanyakan Hal yang Terlalu Umum
Kesalahan menggunakan ChatGPT yang paling sering terjadi adalah ketika pengguna bertanya perihal yang sifatnya terlalu umum. Pertanyaan yang sifatnya umum akan membuat ChatGPT bingung dalam memberikan jawaban karena tidak ada detail pertanyaan yang jelas. Sedangkan pengguna mengharapkan mendapat jawaban yang detail dan jelas, tapi pertanyaan yang diberikan kurang lengkap.
Misalnya, kamu ingin membuat caption di TikTok menggunakan ChatGPT, tapi prompt yang kamu berikan hanya “buatkan saya caption di TikTok”. Arahan seperti ini tidak lengkap, sehingga membuat jawaban dari ChatGPT salah dan kurang memuaskan penggunaanya. Lengkapi prompt menjadi seperti ini “Buatkan saya caption TikTok untuk postingan tentang liburan di Lombok dan pastikan ada kata healing di captionnya”.
Prompt yang lengkap dan detail akan mengarahkan ChatGPT untuk bekerja lebih optimal. Saran dan jawaban yang diberikan juga lebih beragam dan variatif, sehingga kamu memiliki banyak pilihan. Tinggal pilih jawaban mana yang benar-benar sesuai dengan kebutuhanmu. Maka dari itu, kalau tidak ingin jawaban ChatGPT salah pastikan memberi arahan yang lengkap, detail dan spesifik.
3. Topik Pertanyaan yang Terus Berubah
Apabila kamu menggunakan ChatGPT secara terus menerus, sebenarnya sistem secara otomatis akan belajar dari percakapan yang sudah dibangun sebelumnya. Semakin sering bertanya dengan topik yang sama, ChatGPT akan semakin aware dengan gaya, kebutuhan dan arah pembahasan kamu. Tapi kalau dalam satu tab kamu terus mengganti topik, jawaban ChatGPT bisa jadi kurang memuaskan.
Di saat kamu bertanya dengan topik yang lompat-lompat, ChatGPT akan kesulitan dalam memahami konteks mana yang harus diikuti karena percakapannya menjadi tercampur aduk. Kalau kamu ingin membahas hal baru, solusi yang paling mudah adalah membuka tab atau chat baru. Dengan membuat chat baru, percakapan sebelumnya menjadi tidak terekam sehingga ChatGPT bisa lebih segar dengan arahan terbaru.
Jika mulai merasa hasil dari jawaban ChatGPT mulai salah dan kurang memuaskan, coba untuk membuat tab baru. Dengan cara ini, ChatGPT bisa lebih fokus sepenuhnya ke topik yang dimaksud tanpa kebingungan menebak konteks sebelumnya.
4. Tidak Memberikan Brief yang Jelas
Kesalahan menggunakan ChatGPT yang harus dihindari adalah memberikan brief yang tidak jelas. Apabila kamu memberi brief yang kurang jelas, jangan kaget ketika jawaban ChatGPT menjadi tidak spesifik dan salah. Meski AI pintar dan canggih, tapi untuk mengoperasikannya tetap membutuhkan arahan atau bried yang tepat agar jawaban yang diberikan bisa sesuai dengan yang kamu harapkan.
Misalnya, kamu ingin meminta ChatGPT untuk membuat script konten reels, tapi kamu hanya memberikan arahan “Buatkan script konten reels untuk Instagram”. ChatGPT akan bingung dalam memberikan jawaban apa, karena tidak ada brief yang lebih jelas. Sedangkan jika kamu menyertakan genre konten, karakteristik audiens dan lengkap dengan tema, pasti script kontennya akan lebih jelas, unik dan berbeda dari yang lainnya.
Itulah beberapa kesalahan menggunakan ChatGPT yang membuat jawaban salah. Pastikan kamu menghindari beberapa hal di atas agar jawaban yang diberikan oleh ChatGPT bisa membantu dan membuat hidup kamu lebih praktis. Agar setiap sesi dengan ChatGPT bisa berjalan dengan lancar, pastikan kamu menggunakan ponsel yang memiliki performa kencang untuk browsing, ya.












