Kepoah.com – Bagi pengguna yang sudah menggunakan aplikasi password manager, itu langkah awal yang sangat penting. Tapi keamanan akun bisa jauh lebih kuat ketika ditambah aplikasi autentikator. Kombinasi idealnya adalah password manager untuk menyimpan dan mengatur semua informasi login dengan rapi, lalu aplikasi autentikator untuk memberikan lapisan [perlindungan ekstra melalui kode yang hanya bisa diakses oleh pengguna dan berlaku dalam waktu singkat.
Apabila dibandingkan kode melalui SMS, aplikasi autentikator jauh lebih aman karena tidak mudah disadap. Yuk, simak beberapa rekomendasi aplikasi autentikator yang ada di bawah ini agar data di perangkatmu tetap aman dan terkendali.
Daftar Aplikasi Autentikator Gratis dan Terbaik
Berikut adalah beberapa rekomendasi aplikasi autentikator gratis dan terbaik yang bisa kamu gunakan:
Also Read
1. Microsoft Authenticator
Bagi pengguna yang sudah menggunakan layanan Microsoft, Microsoft Authenticator menjadi pilihan yang pas. Aplikasinya rapi, profesional dan terintegrasi dengan akun Microsoft, lengkap dengan login tanpa password, login sekali tap dan lapisan keamanan tambahan untuk layanan seperti Azure dan Microsoft 365.
Untuk fitur keamanannya juga cukup matang seperti bisa dikunci dengan Face ID atau biometrik, kode biasa disembunyikan dan ada opsi backup terenkripsi melalui iCloud di iOS maupun akun Microsoft. Apabila pengguna sudah bergantung dengan Microsoft Authenticator, aplikasi autentikator yang satu ini bisa menjadi salah satu pilihan yang masuk akal.
2. Google Authenticator
Google Authenticator merupakan aplikasi autentikator sederhana tanpa banyak fitur aneh, apalagi ketika sudah menggunakan ekosustem Google. Proses konfigurasinya sangat cepat, cukup scan kode QR, lalu semua akun akan tersusun secara rapi berdasarkan nama. Fitur privasi yang dihadirkan juga bisa dikunci dengan Face ID sebelum menampilkan kode.
Pengguna bisa menggunakannya tanpa login, tapi ketika disambungkan ke akun Google, kode akan tersinkron otomatis di iOS dan Android. Meski bukan aplikasi autentikator yang canggih, Google Authenticator tetap jadi rekomendasi utama untuk kebanyakan pengguna karena kemudahan dan kesederhanaannya.
3. Bitwarden Authenticator
Fitur autentikator bawaan dari Bitwarden tidak kalah hebat dari password manager-nya. Sangat kuat di perihal privasi, kontrol dan rasa kepemilikan penuh atas pengaturan keamanan sendiri. Tidak seperti kebanyakan aplikasi autentikator yang hanya menampilkan daftar kode, Bitwarden memungkinkan pengguna mengatur hampir semua hal, mulai dari jenis algoritma OTP, lama masa berlaku kode dan jumlah digit per token.
Aplikasi ini juga bisa dikunci menggunakan Face ID dan disetel secara otomatis agar keluar setelah tidak digunakan dalam beberapa waktu. Impor kode dari Google Authenticator akan berjalan lancar tapi sayangnya ketika aplikasi ini dihapus dan dipasang ulang, semua kode hilang alias tidak di backup.
4. Duo
Berbeda dari kebanyakan aplikasi autentikator yang fokus ke pemakaian pribadi, Duo dirancang khusus untuk tim dan perusahaan yang harus mengamankan banyak akun sekaligus. Proses konfigurasi di awal ternyata cukup mudah, apalagi dengan daftar layanan yang memudahkan menambahkan login dalam hitungan menit.
Fitur push notification juga sangat membantu dimana alih-alih mengetik kode, pengguna cukup menyetujui permintaan login dari HP yang tentunya sangat membantu ketika sering berpindah perangkat atau menggunakan VPN. Kelemahan Duo mungkin hanyalah akta bahwa aplikasi ini sangat bergantung pada jaringan internet.
5. 2FAS
Begitu dibuka, 2FAS langsung bisa digunakan tanpa memaksa pengguna membuat akun atau melewati proses konfigurasi yang ribet. Bahkan, menambahkan akun pertama cukup dengan mengunggah kode QR yang sudah disimpan, jadi urusan migrasi atau setel 2FA di beberapa perangkat jadi jauh lebih sederhana. UI-nya juga sangat bersih dan mudah dipahami, tapi di balik tampilannya yang sederhana ada fitur kecil tapi berguna seperti kemampuan mengelompokkan akun ke dalam kategori terpiah untuk kerja urusan pribadi dan proyek sampingan sehingga daftar kode tidak berantakan.
6. Ente Auth
Ente Auth terasa seperti aplikasi yang benar-benar dibuat untuk pengguna yang peduli privasi dan kendali penuh atas data sendiri. Semua ekosistemnya, termasuk server backend, bersifat open source sehingga siapa saja bisa mengaudit kode, melihat bagaimana data diproses dan ikut berkontribusi mengembankannya.
Sejak awal dipasang, aplikasi ini sudah menekankan perihal keamanan dengan meminta pengguna menyimpan recovery key ketika sewaktu-waktu lupa password. Fitur-fiturnya juga lengkap seperti bisa dikunci dengan Face ID, memberi tag pada akun, mengurutkan berdasarkan yang paling sering atau baru digunakan hingga menampilkan kode berikutnya sebelum kode sekarang habis masa berlakunya.
Demikian penjelasan mengenai beberapa rekomendasi aplikasi autentikator terbaik untuk HP Android di tahun 2025. Semoga penjelasan di atas bisa membantu kamu dalam mengamankan data, ya.












