Kepoah.com – Material kaca sudah menjadi pilihan populer di dalam industri smartphone modern, khususnya di kelas mid-range hingga flagship. Banyak produsen menggunakannya untuk memberikan kesan mewah sekaligus mendukung fitur seperti pengisian daya nirkabel. Namun, material ini juga menimbulkan kompromi tertentu yang perlu dipahami.
Di balik keindahannya, kaca mempunyai karakteristik fisik yang berbeda dari bahan seperti plastik atau metal. Pengguna seringkali menilai desain berbahan kaca sebagai nilai tambah, tapi tidak jarang juga mengeluhkan daya tahannya. Kali ini kita akan mencari tahu apa saja kelebihan dan kekurangan ponsel berbodi kaca. Yuk, simak ulasan di bawah ini sampai dengan selesai.
Kelebihan dan Kekurangan Ponsel dengan Body Kaca
Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan ponsel dengan body kaca:
Also Read
1. Mendukung Fitur Khusus Seperti Pengisian Nirkabel
Material kaca memungkinkan sinyal induksi bekerja lebih optimal, sehingga cocok untuk pengisian daya nirkabel. Metal bisa menghambat transmisi energi, sedangkan kaca tidak memberikan hambatan yang berarti. Sebagian besar HP flagship menggunakan kaca di bagian belakangnya.
Kemampuan ini membuat pengalaman pengisian daya menjadi lebih praktis dan efisien. Pengguna juga cukup menempelkan HP ke charging pad tanpa perlu mencolokkan kabel. Fitur ini bisa meningkatkan rasa kenyamanan dan memberikan nilai tambah fungsional.
2. Menampilkan Kesan Premium Pada Estetika
Ponsel berbahan kaca memberikan kesan mewah yang sulit ditandingi material lain. Pantulan cahaya pada permukaanya menciptakan estetika lebih bersih dan modern. Material kacanya juga membuat perangkat tampak lebih mahal dan elegan di mata pengguna.
Produsen memilih kaca karena bisa menampilkan warna dan finishing yang lebih hidup. Efek gradasi atau kilauan biasanya tampil lebih maksimal pada permukaan kaca. Bagi sebagian konsumen, aspek visual ini menjadi alasan utama memilih ponsel berbodi kaca.
3. Mudah Menangkap Sidik Jari dan Kotoran
Permukaan kaca sangat mudah menangkap sidik jari yang membuatnya terlihat cepat kusam. Pengguna sering harus mengelap ponsel miliknya untuk menjaga tampilannya tetap bersih. Kelemahan ini bisa menjadi hal yang mengganggu bagi kamu yang menyukai tampilan rapi.
Selain sidik jari, kaca juga rentan terhadap noda berminyak dan debu. Meski beberapa produsen menambahkan lapisan oleophobic, efeknya tidak selalu bertahan lama. Kekurangan tersebut membuat material kaca membutuhkan perawatan khusus agar tidak mudah kotor.
4. Rentan Pecah Saat Perangkat Jatuh
Kelemahan utama dari kaca adalah kerentanannya terhadap pecah atau retak saat terjatuh. Meski produsen menggunakan kaca jenis Gorilla Glass atau sejenisnya, resiko kerusakan tetap tinggi. Bahkan, jatuh dari ketinggian rendah juga bisa menyebabkan retakan halus.
Perbaikan bodi kaca juga biasanya lebih mahal dibandingkan material lain. Selain itu, proses penggantian membutuhkan keahlian khusus agar tetap rapat dan kokoh. Solusinya, perlindungan tambahan seperti casing menjadi sangat dibutuhkan.
5.Kemampuan Pengendalian Suhu yang Lebih Baik
Kaca bisa menyebarkan panas secara lebih merata dibandingkan plastik. Faktor ini membantu dalam menjaga suhu perangkat tetap stabil ketika digunakan. Namun, penyebaran panas yang merata juga membuat bodi terasa hangat lebih cepat. ‘
Keunggulan dalam manajemen panas ini bermanfaat untuk menjaga performa jangka panjang. Perangkat jadi tidak mudah mengalami termal throttling. Meski begitu, pengguna tetap perlu memperhatikan durasi pemakaian intensif untuk mencegah terjadinya overheating.
6. Berat yang Lebih Ringan dari Ponsel dengan Material Plastik
Kaca mempunyai massa yang lebih berat dibandingkan plastik, sehingga menambah bobot ponsel. Sebagian pengguna merasa perihal ini memberi kesan solid tapi bagi lainnya terasa kurang nyaman.
Berat tambahan juga membuat tangan terasa lebih cepat lelah saat digunakan lama. Selain itu, penggunaan kaca di kedua sisi perangkat bisa meningkatkan total berat secara signifikan. Untungnya, ada beberapa produsen menyeimbangkan faktor ini dengan desain internal yang efisien.
Meski menawarkan banyak keunggulan, kamu tetap harus mempertimbangkan resiko dan kebutuhan pribadi sebelum memilih ponsel berbodi kaca. Apakah kamu lebih suka ponsel dengan material kaca, polikarbonat atau justru bahan lain yang lebih premium? Semoga penjelasan di atas bisa membantu kamu dalam menentukan pilihan, ya.












