Kepoah.com – Momen saat membuka laptop baru memang menjadi salah satu hal yang menyenangkan. Namun, setelah tombol power pertama ditekan, ada baiknya kamu jangan langsung terburu-buru menginstall banyak aplikasi maupun game. Sebab, ada beberapa hal penting yang harus dicek supaya performanya tetap kencang, aman dan tahan lama.
Laptop yang baru kamu beli biasanya masih dalam kondisi default pabrikan, seperti belum ada pembaruan sistem dan masih dipenuhi dengan aplikasi bawaan yang tidak kamu gunakan. Supaya laptop kamu benar-benar siap digunakan untuk bekerja, kuliah atau hanya sekedar hiburan, yuk simak ulasan di bawah ini sampai dengan selesai.
Hal Penting yang Harus Dilakukan Setelah Membeli Laptop Baru
Berikut adalah beberapa hal penting yang harus dilakukan setelah membeli laptop baru:
Also Read
1. Memperbarui Sistem Operasi ke Versi Terbaru
Langkah pertama yang paling penting adalah mengecek pembaruan sistem operasi. Laptop baru seringkali masih menggunakan versi Windows lama karena sudah terpasang sejak awal proses produksi.
Padahal, update system membawa banyak keuntungan seperti peningkatan keamanan, perbaikan bug dan fitur baru yang lebih efisien. Untuk memastikannya, kamu bisa membuka menu pengaturan – Windows Update, lalu klik semua pembaruan.
Tunggu sampai semua pembaruan selesai. Hal ini merupakan persiapan awal laptop baru yang wajib dilakukan sebelum kamu lanjut ke beberapa hal penting lainnya.
2. Menyesuaikan Pengaturan Daya dan Baterai
Setiap laptop mempunyai pengaturan daya default, tapi belum tentu sesuai dengan kebiasaanmu. Misalnya, kamu ingin memilih berbagai mode baterai seperti hemat daya atau performa ketika bekerja.
Untuk mengaturnya, langkah yang harus kamu lakukan adalah masuk ke opsi menu pengaturan – sistem – daya dan baterai. lalu, sesuaikan pengaturan sesuai dengan kebutuhanmu.
Apabila kamu sering menggunakan laptop untuk mengerjakan tugas berta, pilih mode high performance agar tenaganya tetap stabil. Ini menjadi salah satu tips menggunakan laptop baru yang bisa memperpanjang usia baterai atau menjaga efisiensi energi.
3. Membersihkan Laptop dari Bloatware
Begitu laptop baru dinyalakan, kamu mungkin akan menemukan banyak aplikasi bawaan yang mungkin saja belum pernah didengar sebelumnya. Itulah yang disebut dengan bloatware, sebuah software tambahan dari produsen yang jarang berguna dan bisa membebani sistem.
Solusinya sangat sederhana, kamu bisa langsung membuka pengaturan – Aplikasi. Lalu, uninstall program yang tidak dibutuhkan. Semakin sedikit aplikasi yang berjalan, semakin ringan dan cepat laptop kamu bekerja.
4. Mengurangi Program yang Aktif Saat Startup
Banyak dari pengguna yang mengeluhkan laptop baru terasa lemot setelah beberapa minggu pemakaian. Salah satu penyebabnya adalah terlalu banyak aplikasi yang otomatis aktif ketika laptop dinyalakan.
Untuk mengatasinya, buka task manager (CTRL + Shift + Esc), lalu pilih tab startup. Di sini kamu bisa mematikan program yang tidak perlu berjalan secara otomatis. Dengan begitu, proses booting jadi terasa lebih cepat dan sistem terasa ringan sejak awal.
5. Mengaktifkan Fitur Keamanan dan Privasi
Laptop baru harus langsung diproteksi sejak pertama dinyalakan. Jangan biarkan data pribadi kamu terbuka untuk akses pihak lain. Pastikan Windows Security atau Firewall dalam keadaan aktif dan periksa pengaturan izin aplikasi terhadap mikrofon, kamera dan lokasi.
Kamu bisa menemukannya di pengaturan – privasi dan keamanan. Apabila ingin lebih aman, kamu bisa install software antivirus tambahan. Langkah kali ini sangat penting dalam menjaga keamanan laptop dari serangan siber maupun malware yang tidak diundang.
6. Membuat Partisi Penyimpanan untuk Keamanan Data
Langkah kali ini memang opsional, tapi sangat disarankan. Dengan membuat partisi, kamu bisa memisahkan data pribadi dari sistem utama. Jadi, kalau suatu hari Windows bermasalah dan harus di install ulang, file penting kamu tetap aman.
Caranya sangat mudah, cari Disk Management di opsi pencarian, lalu buat partisi baru sesuai kebutuhan. Biasanya, partisi Drive D digunakan untuk menyimpan foto, dokumen, video dan lain-lain.
7. Mengecek dan Memperbarui Driver Laptop
Driver merupakan jembatan antara perangkat keras dan sistem operasi. Tanpa driver yang tepat, komponen seperti kamera, speaker dan WiFi tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.
Supaya kamu terhindar dari hal yang tidak diinginkan, ketik Windows Update di bagian kolom pencarian Windows – opsi tingkat lanjut – pembaruan optional. Lalu, perhatikan apakah tersedia opsi update di daftar perangkat.
Jika ada, klik kanan atau langsung pilih update driver. Pastikan semuanya terpasang dengan benar agar laptop yang kamu miliki bisa berjalan secara optimal tanpa adanya error.
Itulah dia beberapa hal penting yang harus kamu lakukan setelah membeli laptop baru. Semoga dengan adanya penjelasan di atas bisa membuat laptop baru kamu terasa lebih ngebut, ya.












