Kepoah.com – Di zaman sekarang, powerbank sudah menjadi barang wajib yang harus ada di dalam tas. Ketergantungan kita terhadap ponsel untuk segala aktivitas membuat catu daya cadangan ini menjadi penyelamat di saat genting. Tapi saking populernya, pasar jadi dibanjiri dengan banyak produk tiruan atau palsu. Nah, hal tersebut yang bikin kamu harus ekstra hati-hati dalam membedakan power bank asli dan palsu.
Menggunakan power bank abal-abal bukan soal rugi uang, lho. Lebih dari itu, ada resiko besar yang akan mengintai gadget kesayanganmu, mulai dari baterai HP cepat rusak sampai potensi korsleting yang berbahaya. Supaya tidak ada korban, yuk simak sampai selesai ulasan dibawah ini mengenai cara membedakan power bank yang asli dan palsu dengan mengenali ciri-cirinya.
Ciri-Ciri Power Bank Palsu
Untuk menjadi pembeli yang cerdas, kamu harus memperhatikan beberapa detail penting. Produk palsu, semirip apapun, pasti mempunyai celah yang bisa dikenali ketika jeli. Berikut adalah beberapa hal yang bisa kamu periksa:
Also Read
1. Kualitas Kemasan dan Material Bodi
Langkah utama yang harus kamu lakukan sebelum membuka produk adalah memeriksa kemasannya. Produk yang asli dari merk terpercaya selalu menggunakan bahan kemasan yang tebal, kokoh dengan cetakan tulisan dan logo tajam serta jelas. Sebaliknya, power bank yang palsu seringkali datang dengan kemasan seadanya, seperti kartu tipis, cetakan yang buram atau bahkan salah ketik.
Setelah kemasan, perhatikan juga kualitas bodi power bank itu sendiri. Produk yang asli akan terasa lebih solid, kokoh dan presisi ketika digenggam. Material plastiknya tidak terkesan murahan. Coba goyangkan power bank apabila ada suara komponen yang bergetar di dalamnya, itu bisa jadi pertanda buruk.
2. Harga yang Terlalu Murah atau Tidak Masuk Akal
Harga memang tidak pernah bohong. Apabila kamu menemukan penawaran power bank dari merek terkenal dengan kapasitas super besar tapi harganya jauh dibawah pasaran, hampir bisa dipastikan itu adalah produk palsu. Sel baterai lithium berkualitas tinggi itu mahal, jadi tidak mungkin sebuah power bank asli berkapasitas besar dijual dengan harga murah.
Jangan mudah tergiur dengan iming-iming “diskon besar” atau “harga pabrik” yang tidak masuk akal. Selalu lakukan riset kecil-kecilan dengan membandingkan harga di beberapa toko resmi atau situs web resmi merk tersebut untuk mengetahui harga wajarnya.
3. Berat Power Bank Tidak Wajar
Kapasitas baterai harus berbanding lurus dengan beratnya. Semakin besar kapasitas sebuah power bank, seharusnya semakin berat juga bobotnya karena berisi sel baterai yang lebih banyak dan padat. Di sinilah salah satu ciri-ciri power bank palsu yang paling sering ditemukan adalah kapasitasnya tertulis besar (misalnya 30.000 mAh), tapi beratnya terasa sangat ringan dan kopong.
Ini merupakan trik produsen palsu untuk menekan biaya produksi. Mereka seringkali mengisi dalam power bank dengan pasir maupun material pemberat lainnya, bukan dengan sel baterai yang asli untuk menipu konsumen. Jadi, ketika kamu menemukan power bank berkapasitas jumbo tapi bobotnya enteng mencurigakan, sebaiknya hindari. .
4. Waktu Pengisian Daya yang Sangat Lambat
Power bank asli dari merk terpercaya biasanya sudah dilengkapi dengan teknologi fast charging, baik untuk mengisi daya power bank itu sendiri (input) atau untuk mengisi daya ke HP (output). Sebaliknya, power bank palsu hampir tidak pernah mempunyai fitur ini karena menggunakan komponen sirkuit yang murahan.
Coba perhatikan kecepatan pengisian daya ke HP-mu. Apabila prosesnya terasa sangat lambat dan memakan waktu berjam-jam padahal HP sudah mendukung fitur fast charging, ini bisa menjadi pertanda bahwa power bank tersebut tidak mampu memberikan output daya yang dijanjikan.
5. Kapasitas Asli Tidak Sesuai dengan yang Tertera
Ini merupakan penipuan yang paling umum. Power bank palsu seringkali mencantumkan label kapasitas besar, seperti 20.000 mAh, 50.000 mah, atau bahkan lebih. Namun pada kenyataannya, kapasitas sel baterai di dalamnya jauh dibawah itu, bahkan terkadang tidak sampai setengahnya.
Akibatnya, power bank tersebut hanya bisa mengisi daya HP-mu satu kali atau bahkan tidak sampai penuh, padahal seharusnya bisa beberapa kali. Apabila kamu merasa power bank kamu habis daya secara tidak wajar dan jauh lebih cepat dari seharusnya, ini merupakan indikasi kuat bahwa kapasitasnya palsu.
6. Tidak Ada Garansi Resmi
Setiap produk elektronik dari merk yang kredibel pasti akan memberikan garansi resmi sebagai jaminan kualitas. Garansi ini yang menunjukkan bahwa produsen bertanggung jawab atas produk yang mereka jual. Apabila power bank yang kamu beli tidak dilengkapi dengan kartu garansi resmi atau penjualnya tidak bisa memberikan jaminan purna jual yang jelas, maka kamu harus curiga.
Membeli produk tanpa garansi sama saja dengan membeli kucing di dalam karung. Apabila terjadi kerusakan, kamu tidak akan bisa mengajukan klaim dan hanya bisa pasrah.
Setelah mengetahui semua ciri-cirinya, sekarang kamu pasti sudah lebih paham mengenai cara membedakan power bank yang asli dan palsu. Ingat, memilih power bank bukan hanya soal kapasitas dan harga murah tapi yang terpenting adalah keamanan dan keawetan gadget kesayanganmu. Jangan sampai niat hemat kamu berujung di kerusakan ponsel yang biaya perbaikannya jauh lebih mahal. Semoga bermanfaat!












