Kepoah.com – Perkembangan AI saat ini semakin cepat. Bahkan, sekarang pilihan tools-nya juga semakin banyak. Nah, dua tools AI yang paling sering dibandingkan adalah Gemini Pro dan ChatGPT Plus. Keduanya mempunyai kemampuan cerdas yang bisa digunakan untuk banyak hal.
Dalam pembahasan perbandingan Gemini Pro vs ChatGPT Plus ini, kamu bisa melihat kalau keduanya sebetulnya mempunyai fokus dan keunggulan berbeda. Seperti apa saja perbedaanya? Yuk, simak ulasan di bawah ini sampai dengan selesai.
Gemini Pro vs ChatGPT Plus
Berikut adalah perbandingan dari Gemini Pro dan ChatGPT Plus yang harus kamu ketahui:
Also Read
1. Kemampuan Inti
Dilansir dari BGR, Gemini Pro hadir sebagai model paling maju dari Google dengan kemampuan memahami teks, gambar, audio, dan bahkan video dalam satu rangkaian input. Apabila digunakan melalui Gemini Live, model ini bisa menangkap nuansa suara dan ekspresi lebih dalam dari 24 bahasa. Keunggulan tersebut membuat interaksi terasa jauh lebih natural. Selain itu, Gemini Pro juga bisa mempertahankan konteks yang panjang sehingga nyaman digunakan untuk percakapan mendalam atau sesi kerja berjam-jam karena tidak perlu merubah instruksi.
Sementara itu, ChatGPT Plus menawarkan akses ke GPT-5 yang dikenal lebih unggul dalam pemahaman bahasa dan reasoning tingkat lanjut. GPT-5 bisa memproses teks, gambar dan audio dengan akurasi tinggi, dan sangat efektif dalam tugas yang membutuhkan logika, analisis atau penjelasan kompleks. Meski tidak mendukung pemrosesan video secara langsung seperti Gemini Pro, model kali ini lebih kuat dalam menghasilkan jawaban terstruktur dan detail.
2. Fitur Kreatif
Ketika berbicara perihal kreativitas, Gemini Pro menawarkan sesuatu yang lebih hidup. Dengan akses ke Veo 3, pengguna bisa membuat video pendek berkualitas 1080p hanya dari teks maupun gambar, lengkap dengan penyesuaian suara dan suasana. Ada juga fitur vibe-coding yang bisa menghidupkan daun tampak bergerak secara alami. Fitur-fitur ini terasa seperti perpaduan AI visual dengan teknologi editing romantis.
Berbeda dari itu, menurut Revology, ChatGPT Plus lebih fokus terhadap pembuatan gambar statis yang cepat, stabil dan variatif. Meski belum mendukung pembuatan video seperti Gemini, ChatGPT mempunyai kekuatan saat digunakan untuk brainstorming visual, pembuatan konsep desain, ilustrasi dan eksplorasi gaya gambar tertentu. Hasilnya lebih terkontrol dan cocok untuk para pengguna yang membutuhkan visual instan untuk ide maupun pekerjaan kreatif.
3. Fitur Lanjutan
Gemini Pro menyediakan rangkaian alat yang mendukung pekerjaan secara mendalam. Sebut saja Deep Research untuk penggalian informasi, NotebookLM untuk analisis dan peringkasan dokumen besar dan Flow AI untuk pembuatan video otomatis. Kemampuan coding-nya juga ditingkatkan sehingga lebih presisi dan responnya “developer friendly”. Selain itu, pengguna juga bisa mengatur gaya, nada dan fokus output dengan tingkat detail tinggi.
ChatGPT Plus juga mengambil pendekatan yang berbeda dengan memberi ruang lebih besar untuk kustomisasi. Melalui fitur Custom GPT, kamu bisa membuat asisten AI yang dirancang khusus untuk mengerjakan tugas tertentu seperti analisis laporan, pengolahan data, manajemen dokumen, penulisan konten dan banyak lainnya lagi. Kemampuan analisis datanya sangat kuat dengan dukungan grafik, chart dan visualisasinya yang terintegrasi. Fitur ini menjadikan ChatGPT pilihan fleksibel untuk pengguna yang ingin AI mengikuti alur kerja mereka.
4.Integrasi
Dalam hal integrasi, Gemini Pro mendapatkan keuntungan besar karena berada di dalam ekosistem Google. Pengguna bisa mengaksesnya langsung dari Gmail, Google Docs, Sheets Drive Slides dan aplikasi baru seperti Google Vids. Selain itu, Gemini juga bisa menjadi asisten utama di ponsel Android, bahkan menggantikan Google Assistant. Pengalaman ini membuat penggunaan terasa lebih menyatu dengan beberapa tools-nya.
Nah, ChatGPT Plus lebih bersifat mandiri. Aplikasi mobile-nya kuat tapi belum bisa menjadi asisten default pada ponsel. Kelebihannya justru terletak pada fleksibilitasnya, yaitu tidak terikat oleh satu ekosistem tertentu sehingga mudah digunakan di berbagai perangkat, layanan cloud atau aplikasi kerja seperti Notion, Slack dan integrasi melalui API.
5. Harga Berlangganan
Baik Gemini Pro atau ChatGPT Plus sama-sama dipasarkan di kisaran harga 9.99-20 dolar Amerika per bulan atau sekitar Rp300 ribuan. Namun, bonus yang diberikan cukup berbeda. Gemini Pro menawarkan 1.000 AI credits untuk pembuatan video, akses ke Deep Search, batas penggunaan harian lebih tinggi, akses Gemini di seluruh aplikasi Google dan 2TB penyimpanan Google Drive. Untuk pengguna Google benefit jelas terasa lebih menggiurkan.
Disisi lain, ChatGPT Plus memberikan akses penuh ke GPT-5, prioritas server, batas penggunaan yang lebih longgar, kemampuan pembuatan gambar cepat dan live audio. Selain itu, terdapat juga integrasi penyimpanan seperti OneDrive atau Google Drive dan akses fitur baru yang lebih cepat.
Setelah melihat semua perbandingan Gemini Pro vs ChatGPT Plus di atas, kamu mungkin sudah mempunyai gambaran mana yang terasa lebih pas untuk kebutuhanmu. Jadi, kamu lebih tertarik ke yang mana, nih? Semoga penjelasan di atas bisa membantu kamu dalam menentukan pilihan, ya.












